Lampung Utara - K11.
Guna mendorong perekonomi warga masyarakat, maka Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Galang Usaha, di Desa Beringin Kecamatan Abung Kunang Kabupaten Lampung Utara, melakukan inovasi usaha agrobisnis dengan melakukan pengembangan disektor penggemukan kambing dan pembibitan ikan lele.
Adapun kegiatan BUMDes tersebut, merupakan implementasi program ketahanan pangan yang didanai dari alokasi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 dan diatur dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi No. 13 tahun 2020 dan peraturan Menteri keuangan No.201/PMK.07/2022.
Dalam Program itu, lebih mengedepankan nilai-nilai sosial yang berkelanjutan dimana pengelolaan sumber daya desa dilakukan secara inklusif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Ketua BUMDes Galang Usaha, Herman, kepada awak media memaparkan, bila sumber dana untuk BUMDes sebanyak 20 persen dari Dana Desa.
"Untuk penggemukan kambing berlokasi di dusun 4, dan untuk pembibitan ikan lele masih dalam proses karena anggarannya dua tahap," papar Herman. Kamis (27/11/2025).
Lebih dalam Herman menjelaskan, bila anggaran BUMDes Galang Usaha, berjumlah Rp.136.578.000.00 yang dicairkan dalam dua tahap. Tahap pertama Rp.67.700.000.00 digunakan untuk penggemukan kambing, pembuatan kandang dan sewa lahan.
"Untuk tahap kedua dana belum di ambil masih dalam rekening dan akan digunakan untuk pembibitan ikan lele," ujarnya.
Hal itu dibenarkan oleh Viter Leni, selaku Kepala Desa Beringin, kendati lahan (tanah) merupakan miliknya namun sesuai RAB terdapat anggaran untuk sewa lahan bukan beli lahan.
"Mengenai lokasi, sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan Pendamping, BPD, staf desa, dan warga masyarakat. Tidak ada unsur nepotisme, kolusi ataupun aji mumpung," ungkap wanita berhijab tersebut.
Kades Viter Leni juga berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan BUMDes ini nantinya dapat mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat. Dirinya juga meminta kepada seluruh warga masyarakat untuk mendukung, serta mengawasi bersama pelaksanaan program ini sesuai regulasi. (Red)

0 Komentar