Bahas Program Pemerintah Pusat, Kodim 0412/Lampung Utara Gelar Silaturahmi Bersama Insan Pers

Lampung Utara - K11.

Kodim 0412/Lampung Utara menggelar kegiatan silaturahmi dan temu informasi bersama puluhan awak media yang tergabung dalam sejumlah organisasi pers. Jumat (30/1/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Markas Kodim 0412 tersebut dihadiri oleh Komandan Kodim (Dandim) 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturrahman bersama jajaran staf dan perwakilan dari berbagai dinas terkait.



‎Adapun kegiatan ini, tidak hanya sebagai wujud apresiasi Kodim terhadap peran strategis pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, namun juga sebagai wadah untuk menyinkronkan pemahaman terkait implementasi dua program pemerintah unggulan yang tengah digalakkan diseluruh wilayah Lampung Utara, yakni Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


‎Dalam sambutannya, Dandim 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturrahman menyampaikan bila peran pers sangat penting dalam memastikan program pemerintah dapat tepat sasaran dan diterima dengan baik oleh masyarakat.


"Kita menyadari bahwa pers adalah ujung tombak penyebaran informasi yang akurat dan transparan. Melalui silaturahmi ini, kami berharap dapat bekerja sama lebih erat dengan insan pers untuk memastikan program-program yang kami gencarkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Utara," ucapnya.


Lebih dalam Dandim menjelaskan, untuk wilayah desa, seluruh pembiayaan pembentukan dan pengembangan koperasi bersumber dari alokasi dana desa yang telah ditetapkan dalam anggaran tahunan masing-masing desa. Sedangkan untuk kelurahan, pembiayaan berasal dari dana alokasi khusus pemerintah daerah Provinsi Lampung yang dialokasikan untuk pengembangan ekonomi masyarakat tingkat bawah.


‎Selain skema pembiayaan, program ini juga menerapkan dua skema tingkat koperasi. Skema 1 berlaku bagi koperasi yang mengelola lebih dari satu jenis usaha atau memiliki lebih dari satu unit operasional, seperti kombinasi usaha simpan pinjam, usaha makanan, dan usaha produksi barang lokal. Sementara Skema 2 diperuntukkan bagi koperasi yang fokus pada satu jenis usaha utama.


‎Dalam perkembangannya, hingga tiga bulan pelaksanaan, dari total 274 titik hanya sebanyak 70 titik yang telah ditentukan dan ini dapat dikataka sangat lambat, dengan kendala lahan dan wilayah strategis.


‎Untuk mendukung kelancaran program ini, telah diterapkan aturan luas lahan keseluruhan mencapai 20×30 meter persegi per lokasi, yang mencakup area operasional utama dan lahan parkir seluas 800 meter persegi.


"Lahan-lahan ini dipilih secara cermat dilokasi yang mudah dijangkau masyarakat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat dan partisipasi warga dalam bertransaksi dan menjadi anggota koperasi," ucapnya.


‎Selain membahas koperasi, pertemuan ini juga membahas secara mendalam mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimana telah menjadi pembahasan luas dengan adanya informasi terkait tata cara bahkan makanan yang disediakan.


‎Dalam pelaksanaannya, setiap titik MBG akan diawasi langsung oleh tim dari dinas kesehatan daerah, bersama dengan camat dan kepala desa masing-masing wilayah.


"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama kepala desa dan camat, untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan kedua program ini. Kedua program ini adalah investasi bagi masa depan masyarakat Lampung Utara, sehingga perlu dukungan dari semua pihak agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal," kata Letkol Inf Roni.


‎Pada akhir acara, insan pers yang hadir menyampaikan dukungannya dan berkomitmen untuk menyampaikan informasi mengenai kedua program ini secara akurat dan komprehensif kepada masyarakat.


Beberapa awak media juga memberikan masukan terkait cara penyampaian informasi yang lebih efektif agar dapat lebih mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar