Lampung Utara - K11
Pemkab Lampung Utara melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) menggelar Gerakan Serentak Penetrasi Pasar. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok diwilayah Lampung Utara.
Adapun kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari gerakan sinergis yang dilaksanakan serentak di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, sedangkan di Lampung Utara sendiri, rangkaian penetrasi pasar dijadwalkan berlangsung di enam pasar strategis mulai tanggal 10 Juni hingga 23 Juni 2026, dimulai setiap pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Utara, Hendri, SH., MM., menyampaikan bila program ini akan berjalan secara berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran pasar murah ini juga menjadi instrumen penting untuk menekan laju inflasi daerah, sehingga harga kebutuhan pokok di pasar tetap stabil dan stoknya terjaga,” ujar Hendri, didampingi seluruh jajaran pegawai dinas yang dikerahkan untuk menyukseskan acara tersebut.
Sementara itu, Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Lampung Utara, Frans Tanada, merincikan total logistik yang digelontorkan pada hari pertama pelaksanaan demi mengantisipasi tingginya antusiasme warga. Stok yang disediakan meliputi,
Beras SPHP 50 sak (kemasan 5 kg), Minyak Goreng (Minyakita): 33 dus (total 396 liter), Gula Pasir (Manis kita): 2 dus (total 48 kilogram). Semua komoditas tersebut dijual dengan harga di bawah pasar, seperti Beras SPHP (5 kg): Rp58.000, dan Minyakita (1 liter): Rp 15.500, serta Gula manis kita (1 kg): Rp 17.500.
Atas kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Santi, seorang warga dari LK Rawaweh, mengaku sangat terbantu dengan adanya intervensi harga dari pemerintah ini.
“Gerakan ini sangat membantu ekonomi keluarga kami. Harganya jauh lebih murah dibanding toko biasa, ada selisih sekitar Rp 2.000 per barang. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Lampung Utara,” ungkap Santi saat mengantre di lokasi.
Untuk diketahui, kegiatan Penetrasi Pasar, akan berlangsung selama bulan Juni, yakin, Pasar Pagi Kotabumi pada hari Rabu, 10 Juni 2026, Pasar Sentral: Kamis, 11 Juni 2026, Pasar Propau Jumat, 12 Juni 2026, Pasar Madukoro/Manggris Rabu, 17 Juni 2026, dan Pasar Kamis Negara Ratu Kamis, 18 Juni 2026, serta Pasar Bukit Kemuning pada Selasa, 23 Juni 2026.
Bagi warga masyarakat yang akan hadir dalam kegiatan tersebut, dihimbau oleh pihak terkait untuk datang lebih awal, dan menjaga ketertiban bersama selama pelaksanaan kegiatan. (Red)



0 Komentar